Fiqih Ibadah

Takut kurban karena pandemi

Kinta Mahadji - July 20, 2020

Assalamu alaikum. Ada seseorang yang datang, katanya binatang bisa kena virus, saya akan berkurban tapi saya takuttakut begitu katanya,disarankan sudah dititipkan saja,bu ?ia ingat kata orang tuanya binatang juga mahluk harus ada yqng diucapkan ketika akan berkurban.dia bertanya apakah di situasi pandemi kurban bisa diganti dengan uang yang dibagikan kepada pakir miskin? Sebetulnya saya sudah jawab, tapi tetap saja ketakutan, takut kalau tidqk kurban akan ada ini itu katanya. Tiap tahun berkurban tinggal yang bungsu katanya?

Terima kasih.

 

Jawaban :

Wa alaikumus salam wr wb.

Mengenai hal binatang berpeluang terkena Virus Corona, kami tidak punya kapasitas untuk menjawab hal tersebut.

Hukum berkurban adalah sunnah mu’akadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Mengenai kekhawatiran berqurban di tengah pandemic, sebetulnya masih ada celah untuk melakukannya. Kita  bisa mencari lembaga, instansi atau panita penyembelihan hewan qurban di masjid-masid atau di RPH yang melaksanakan pemotongan hewan qurban dengan menerapkan protocol kesehatan secara  ketat. Masih ada celah jika bersungguh-sungguh akan berqurban.

Tapi jika memang masih khawatir juga, ya harus bagaimana lagi? Ya mau tidak mau tidak berqurban tahun ini. Dosa kah? Ya tentu tidak, hukumnya tidak wajib.

Lantas apakah bisa qurban digganti dengan sedekah? Sedekah berbeda dengan qurban. Sedekah bisa kapan saja, bisa dalam bentuk apa saja, bisa berapa saja. Sedangkan qurban harus dilaksanakan di waktu khusus, dan harus dengan binatang yang memenuhi persyaratan khusus pula. Berqurban lebih utama dibanding sedekah.

Saran kami sebaiknya berqurban.

Wallahu a’lam.