Category: Berita & Kegiatan PKH

  • Hacked by POLOSS | W.P.E.F. Team

    Hacked by POLOSS | W.P.E.F. Team

    Selasa, 28 Oktober 2025, Pesantren Pusat Kajian Hadis (PKH) Cinagara, Bogor kembali menerima kunjungan tamu dari Malaysia. Setelah sebelumnya kedatangan Dosen Senior Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), kali ini PKH disambangi oleh 15 delegasi Jawatan Kuasa Perpustakaan Islam Malaysia (JKPIM) yang tergabung dalam Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM), mewakili berbagai universitas ternama di Malaysia.

    Rombongan tersebut dipimpin oleh Datin Nor Azzah binti Momin, selaku Ketua JKPIM sekaligus Ketua Pustakawan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

    Acara dimulai pada pukul 15.30 WIB dan dibuka oleh Ustadzah Rahaf Fathullah, B.A. selaku pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan perwakilan dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan sesi pengenalan aset digital serta produk-produk Pusat Kajian Hadis sejak berdirinya hingga saat ini. Kegiatan kemudian diisi dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan penyerahan cenderamata serta foto bersama.

    Dalam sambutannya, Direktur Pusat Kajian Hadis, Ustadz Abdul Fathir Kautsar, Lc., M.A., memaparkan sejarah, visi-misi, dan tujuan pendirian PKH oleh Almarhum Almaghfurlah Dr. KH. Ahmad Lutfi Fathullah. Beliau menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama pendirian PKH adalah untuk menggiatkan kajian hadis di Indonesia yang pada awalnya masih sangat minim dibandingkan kajian fikih dan tasawuf. Berkat dedikasi dan perjuangan Almarhum, kajian hadis kini telah berkembang luas dan menjadi bagian penting dalam dunia akademik, khususnya di lingkungan universitas.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Datin Nor Azzah menyampaikan bahwa dirinya telah lama mengenal Almarhum Dr. A Lutfi. Ia mengingat kembali kunjungannya ke kantor PKH di Al-Mughni Center pada tahun 2012, serta program kerja sama pada tahun 2018 di mana beberapa mahasiswa USIM dikirim untuk mempelajari digitalisasi hadis di PKH. Datin Nor Azzah mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi Almarhum dalam mengabdi kepada hadis-hadis Rasulullah ﷺ, termasuk peran besar keluarga beliau yang turut aktif dalam pengembangan dan penyebaran kajian hadis.

    Pengenalan aset digital dan produk PKH kemudian disampaikan oleh Ustadz Khoiru Anwar, salah satu tim senior PKH yang telah mendampingi Almarhum Dr. Ahmad Lutfi Fathullah sejak awal berdirinya lembaga ini.

    Menutup sambutannya, Ustadz Abdul Fathir Kautsar menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada delegasi JKPIM atas kunjungan mereka ke PKH, serta berharap agar silaturahmi dan kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang.

    Sebagai penutup, Datin Nor Azzah menyampaikan rasa terima kasih dan kesan mendalam atas sambutan hangat yang diterimanya selama kunjungan pertama ke Pesantren PKH Cinagara. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk menjadikan kunjungan ini sebagai agenda rutin tahunan, insyaallah.

    Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab antara delegasi dan tim PKH, dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan serta foto bersama.

  • Hacked by POLOSS | W.P.E.F. Team

    Hacked by POLOSS | W.P.E.F. Team

     

    Jumat, 17 Oktober 2025 — Pesantren Pusat Kajian Hadis (PKH) Cinagara menerima kunjungan istimewa dari tamu asal negeri jiran, Dr. Mohd Farhan Mhd Arifin, Dosen Senior dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

    Dalam kunjungan tersebut, beliau didampingi oleh Dr. Erba Rozalina Yulianti, M.Ag., Ketua Program Studi MPAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang sebelumnya telah menjalin kerja sama (MoU) dengan UKM.

    Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menggali lebih dalam kontribusi Pusat Kajian Hadis yang didirikan oleh (Alm.) Dr. KH. Ahmad Lutfi Fathullah, M.A. dalam pengembangan ilmu hadis secara khusus dan studi keislaman secara umum.

    Dalam kesempatan tersebut, Ust. Abdul Fathir Kautsar, Lc., M.A., selaku Direktur PKH yang baru, memaparkan berbagai aset digital yang saat ini dimiliki dan dikembangkan oleh PKH. Beliau menjelaskan bahwa, dengan izin Allah, PKH telah memberikan banyak manfaat bagi umat, khususnya dalam pengembangan ilmu hadis di Indonesia, melalui berbagai platform dan inovasi digital yang dimiliki.

    Sebagai hasil dari pertemuan ini, Dr. Mohd Farhan menyatakan kesediaannya serta tekadnya untuk mengirim mahasiswa UKM belajar dan memperdalam ilmu hadis, terutama dari sisi digitalisasi. Beliau juga mengakui bahwa dalam hal digitalisasi hadis dan ilmu keislaman, Malaysia masih tertinggal cukup jauh dibandingkan Indonesia yang diwakili oleh PKH.

    Sementara itu, Dr. Erba Rozalina juga menyampaikan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan PKH di masa mendatang.

    Acara ditutup dengan penyerahan plakat dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta kepada Pusat Kajian Hadis, serta penyerahan karya-karya (Alm.) Dr. Ahmad Lutfi Fathullah kepada para tamu kehormatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area pesantren dan sesi ramah tamah.

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Bogor, 29 Juli 2025 – Pusat Kajian Hadis (PKH) Indonesia mencatat sejarah baru dengan kedatangan ulama besar asal Damaskus, Suriah, Al-Allamah Syaikh Abdul Hadi Al-Kharsah. Pesantren PKH Cinagara, Bogor, menjadi tempat pertama yang dikunjungi dalam rangkaian Safari Dakwah dan Ilmiah beliau di Indonesia.

    Safari dakwah yang berlangsung selama 17 hari ini mencakup puluhan pesantren dan majelis ilmu, mulai dari Banten, Jakarta, hingga Jawa Timur. Syaikh Abdul Hadi dikenal sebagai ulama besar yang ahli dalam bidang hadis, akidah, dan tasawuf. Ia menjadi ulama Timur Tengah perdana yang berkunjung sekaligus mengisi dauroh di Pesantren PKH Cinagara, pesantren yang didirikan oleh almarhum Dr. KH. Ahmad Lutfi Fathullah, ulama Betawi dan pakar hadis terkemuka.

    Acara utama berupa dauroh kitab Arbain Al-Ajluniyyah karya Imam Ismail Al-Ajluni (w. 1162 H) digelar secara luring dan daring. Peserta yang hadir langsung memadati Aula Imam Nawawi PKH Cinagara, sementara peserta dari berbagai daerah lain mengikuti melalui siaran Zoom.

    Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Banyak peserta datang lebih awal, bahkan ada yang menginap sehari sebelumnya. Peserta luring tidak hanya dari Bogor, melainkan juga dari Jakarta, Bekasi, hingga Magelang, Jawa Tengah. Mayoritas peserta adalah pengasuh pesantren, asatidz, dai, serta santri senior, sehingga dauroh full berbahasa Arab dapat diikuti dengan khidmat.

    Acara dibuka oleh ketua panitia, Ustad Abdul Fathir Kautsar, Lc., M.A., yang menyampaikan biografi singkat sang guru. Syaikh Abdul Hadi kemudian memimpin pembacaan hadis, memberikan penjelasan, serta melibatkan peserta secara bergantian membaca hadis dalam kitab tersebut. Di penghujung dauroh, beliau memberikan ijazah sanad kitab Arbain Al-Ajluniyyah yang bersambung hingga Imam Al-Ajluni, serta ijazah hadits musalsal bil awwaliyah atau hadits musalsal bil rahmah.

    Hal yang paling berkesan bagi peserta adalah ketika Syaikh Abdul Hadi memberikan ijazah ammah sanad hadis-hadis kepada para pengasuh pesantren dan asatidz, khususnya yang berlatar belakang akademik syariah.

    “Alhamdulillah, jumlah peserta luring dan daring jika digabung mencapai seratus orang. Aula bahkan melebihi kapasitas sehingga sesi foto harus dibagi dua kloter,” ungkap Ustad Fathir.

    Ia berharap, kehadiran Syaikh Abdul Hadi menjadi keberkahan bagi Pesantren PKH serta membuka jalan bagi program hadis lainnya dalam rangka melanjutkan visi dan perjuangan pendiri PKH, Dr. Ahmad Lutfi Fathullah rahimahullah.

    Galeri kegiatan

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    CINAGARA, BOGOR — Minggu, 8 Juni 2026, Pusat Kajian Hadis (PKH) kembali menebar manfaat di momen Idul Adha melalui kegiatan “Kurban di Pesantren Cinagara 2025”. Kegiatan yang berlangsung di Pesantren Cinagara, Caringin, Bogor ini menjadi ajang berbagi berkah kurban kepada masyarakat sekitar.

    Sebanyak 2 ekor sapi dan 8 ekor kambing/domba disembelih dan dagingnya dibagikan kepada 515 penerima manfaat dari berbagai wilayah, seperti RT 01/06 dan RT 02/06 Kelurahan Cinagara, Kecamatan Cinagara, Jogjogan, dan Dukuh Kaung. Hewan kurban tersebut merupakan amanah dari para donatur, termasuk keluarga almarhum Dr. Ahmad Lutfi Fathullah dan keluarga besar PKH.

    Rangkaian acara meliputi pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging kepada warga yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

    Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Salah satu warga menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih atas pembagian daging kurban ini.”

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana memperkuat hubungan sosial antara pesantren, donatur, dan warga sekitar. Pusat Kajian Hadis berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

  • Program Edukasi Islam: Hud-Hud “The Amazing Bird”

    Program Edukasi Islam: Hud-Hud “The Amazing Bird”

    Pada Sabtu, 15 Februari 2025, Pesantren Pusat Kajian Hadis sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Hud-Hud “The Amazing Bird”. Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan, keberanian, dan tanggung jawab anak-anak melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan menyenangkan. Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta, dengan 3 mentor yang memandu jalannya acara.

    Kegiatan dimulai dengan sesi Ice Breaking yang dipandu oleh ustad Abbas, dilanjutkan dengan Story Telling tentang kisah Hud-Hud, burung yang menakjubkan. Peserta juga diajak untuk Tadabur Ayat dari Surat An-Naml ayat 20-28.

    Setelah sesi edukatif, peserta menikmati Snack Time sebelum melanjutkan ke Interactive Bird Show yang dipandu oleh Ust. Bowo di lapangan terbuka. Acara semakin seru dengan berbagai Fun Games seperti Yel-Yel, Burung Berbisik, dan Burung Membuat Sarang. Setelah sholat dan makan siang, peserta kembali bermain dalam sesi Fun Games Activity 2 dengan permainan seperti Burung Berpindah, Burung & Pohon, dan Hunting My Name.

    Acara ditutup dengan sesi Recall & Review yang dipandu oleh Ustad Idris, di mana peserta diajak untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari sepanjang hari.

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Bandung, 19 Desember 2024 – Pada Kamis, 19 Desember 2024, Tim Pusat Kajian Hadis mengunjungi kantor Sinergi Foundation yang berlokasi di Jl. Sidomukti No. 99H, Bandung. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat kerjasama antar lembaga sekaligus mensosialisasikan konten dan aplikasi kajian Islam yang telah diterbitkan oleh Pusat Kajian Hadis.

    Dalam pertemuan ini, Tim Pusat Kajian Hadis diterima langsung oleh CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan, dan diperkenalkan kepada Prof. Dr. KH Miftah Faridl, Dewan Pembina Sinergi Foundation. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap konten dan aplikasi yang digagas oleh almarhum Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, MA. Ia juga menyampaikan ketertarikannya untuk menjadikan buku-buku karyanya bagian dari koleksi e-library Pusat Kajian Hadis.

    Kunjungan tim Pusat Kajian Hadis kantor Wakaf Produktif (WakafPro 99) Sinergi Foundation.
    Kunjungan tim Pusat Kajian Hadis kantor Wakaf Produktif (WakafPro 99) Sinergi Foundation.

    Selain pertemuan, Tim Pusat Kajian Hadis juga diajak mengunjungi beberapa proyek wakaf produktif yang dikelola Sinergi Foundation. Salah satu yang menarik perhatian adalah Manasik Training Center, fasilitas pelatihan manasik haji dan umrah yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan di Lembang, Jawa Barat.

    Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan Islam dan pengelolaan wakaf produktif. Dengan sinergi ini, diharapkan lebih banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh umat melalui berbagai program dan inovasi yang dihasilkan.

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Pada Sabtu, 14 Desember 2024, Pusat Kajian Hadis (PKH) dan Jakarta Islamic Centre (JIC) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam acara Islamic Digital Fest 2024 yang berlangsung di Sunlike Hotel Sunter, Jakarta Utara. Penandatangan dilakukan oleh Dr. K.H. Didi Supandi, Lc., M.A. selaku Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (JIC) dan Tarsim, S.Kom sebagai General Manager Pusat Kajian Hadis (PKH).

    Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kelembagaan dalam bidang pendidikan, penelitian, digitalisasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang literasi digital.

    Acara Islamic Digital Fest 2024 yang diselenggarakan oleh JIC dihadiri oleh 100 pengurus Islamic Centre dari 17 provinsi dan 22 kota di Indonesia. Para peserta mendeklarasikan komitmen bersama untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat peran Islamic Centre sebagai pusat pembinaan dan pengkaderan dalam aspek pemikiran dan pergerakan Islam.

    Pada acara ini juga diluncurkan jadialim.id, sebuah website ensiklopedia tematik Al-Qur’an dan Hadis hasil kolaborasi antara JIC dan PKH. Situs ini menyediakan konten tematik berbasis Al-Qur’an dan Hadis serta referensi kitab-kitab Islam untuk mendukung pengembangan wawasan keilmuan Islam.

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Serang, 21 November 2024 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hadis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menggelar Seminar Nasional bertema “Reinterpretation of Hadith to Answer Challenges in the Era of Society 5.0”. Acara ini berlangsung di Aula FUDA Lantai 2 dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan dosen.

    Seminar ini menghadirkan dua narasumber yakni Ust. Abdul Fathir Kautsar, Lc., M.A.,  serta Ust. Tarsim Fillah dari Pusat Kajian Hadis. Keduanya menyampaikan sejarah Ilmu Hadis dan penerapan teknologi dalam pengkajian Hadis dan Ilmu Hadis.

    Dalam paparannya, Ust. Abdul Fathir Kautsar menekankan pentingnya mengetahui sejarah dan perkembangan Ilmu Hadis, bagaimana ulama-ulama terdahulu membuat kitab kajian Ilmu hadis sehingga mudah dipelajari dan dikembangkan oleh generasi berikutnya.

    Sementara itu, Ust. Tarsim Fillah menyoroti peran Hadis dalam menjaga relevansi ajaran Islam di tengah perubahan sosial yang cepat. Di Era Society 5.0 menuntut umat Islam untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kontributor aktif dalam menciptakan aplikasi-aplikasi berbasis nilai-nilai Islam khususnya kajian Hadis.

    Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi yang interaktif, di mana para peserta berkesempatan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber.

     

  • Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

    Hacked by Poloss | W.P.E.F. Team

     

    Jamaah majlis taklim al-Wasih melaksanakan kegiatan pelatihan manasik haji di pesantren Pusat Kajian Hadis (PKH) yang dikordinasikan oleh ustzah Neneng sebagai panitia pelaksana pendamping dari pihak rombongan jamaah dari Otista, Jakarta Minggu 28/07/2024.

    Robongan jamaah majlis taklim al-Waih memang sudah cukup lama berencana ingin bersilahturahmi sekaligus belajar manasik haji tentunya dengan suasana yang agak berbeda dengan tepat pembelajaran manasik haji pada umumnya.

    Kegiatan ini di donaturi oleh ibu hj. Susan sebagai pengerak sekaligus pensuport kegiatan manasik haji di tepat PKH. Tujuan dari kegiatan pelaksanaan manasik ini agar para jamaah yang beliau mengetahui seperti apa ritual manasik haji dapat memahami dan bagi yang sudah pernah menunaikan haji  dapat merasakan rindunya kembali haji.

    Jamaah al-Wasih tiba di pesantren PKH pada pukul 08.30 pagi dan diarahkan untuk istirahat sejenak dan shalat duha. Pelaksanaan manasik haji pada pukul 09.30 pagi dengan di awali materi manasik lalu setelah itu praktik manasik haji di bawah.

    Para jamaah yang ikut hadir tidak hanya para ibu-ibu saja akan tetapi yang ikut hadir belajar  juga dari kalangan bapak-bapak. Setiap area manasik haji para pengajar dari PKH menceritakan filosofi kejadian perjalanan ritual haji baik itu kisah nabi Ibrahim, nabi Ismail, Siti Hajar dan kisah lain nya yang berkaitan dengan ritual haji.

    Selain kegiatan pelaksanaan manasik haji para jamaah juga mendapatkan tambahan acara materi yang dipaparkan oleh ust. Tarsim, yaitu memperkenalkan karya-karya PKH yang begitu besar manfaatnya jika di aplikasikan sebagai ilmu pengetahuan keagamaan yang sudah digitalisasikan melalui aplikasi google play store di hp android.

    Acara terakhir para jamaah diajak untuk bermain games cerdas sirah dengan membagi menjadi empat regu. Setiap regu ada yang jumlahnya enam orang dan ada juga tujuh orang. Alhamdulilah…. dengan adanya games cerdas sirah para jamaah di ajak untuk mengingatkan kembali pelajaran keilmuan agama tentang sirah rasulullah yang mungkin sudah pernah dipelajari. [Nurrohmah]

  • Dirgahayu Republik Indonesia ke 79 – Mari Cintai Tanah Air

    Dirgahayu Republik Indonesia ke 79 – Mari Cintai Tanah Air

    DIRGAHAYU RI ke-79

    Cinta Tanah Air dalam Hadits Rasulullah Saw

    عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ الْمَدِينَةِ أَوْضَعَ نَاقَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا”

    Artinya: “Diriwayatkan dari sahabat Anas; bahwa Nabi Muhammad SAW ketika kembali dari bepergian, dan melihat dinding-dinding madinah beliau mempercepat laju untanya. Apabila beliau menunggangi unta maka beliau menggerakkanya (untuk mempercepat) karena kecintaan beliau pada Madinah. (HR. Bukhari : 1886)

    وَفِي الْحَدِيثِ دَلَالَةٌ عَلَى فَضْلِ الْمَدِينَةِ وَعَلَى مَشْرُوعِيَّة حُبِّ الوَطَنِ والحَنِينِ إِلَيْهِ.

    Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalany (w.852) dalam kitabnya Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari menegaskan bahwa dalam hadits tersebut terdapat dalil (petunjuk):
    Pertama, dalil atas keutamaan kota Madinah;
    Kedua, dalil disyariatkannya cinta tanah air dan rindu padanya.

    Sependapat dengan Al-Hafidz Ibnu Hajar, Badr Al-Din Al-Aini yang bermazhab Hanafi (w. 855 H) dalam kitabnya ‘Umdatul Qari Syarh Shahih Bukhari menyatakan:

    وَفِيه: دَلَالَة عَلَى فَضْلِ الْمَدِينَةِ وَعَلَى مَشْرُوعِيَّةِ حُبِّ الوَطَنِ وَاْلحِنَّةِ إِلَيْهِ

    Artinya; “Di dalamnya (hadits) terdapat dalil (petunjuk) atas keutamaan Madinah, dan (petunjuk) atas disyari’atkannya cinta tanah air dan rindu padanya.”

    Dengan adanya dalil-dalil yang sudah disebutkan diatas, maka sudah seharusnya kita meneladani baginda Rasulullah Saw dengan mencintai Negeri kita tercinta Indonesia.

    Referensi:
    1. Imam Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, Daar Tuq Najat. Cet-1, 1442 H. Juz. 3, Hal, 23. Hadist No. 1886.
    2. Al-Asqalany, Ibnu Hajar. Fathul Baari Syarh Sahih Al-Bukhari, Beirut, Darul Marifah, 1379 H. Juz , 3, Hal. 621.
    3. Badr Al-Din Al-Aini, Umdatul Qari Syarh Shahih Bukhari, Beirut, Dar Ihya’i Al-Turats Al-Arabi, Juz 10, hal. 135.