Fiqih Muamalah

Cara mendidik anak

Kinta Mahadji - May 20, 2020

Assalamualaikum ustadz. Saya mempunyai anak 2 laki2 semuanya,yang pertama umur 22 thn,yang bungsu 14 thn. Suami saya temperament orang nya.Kalau marah sama anak ,terurama ke anak yang pertama tuh bahasa nya astaghfirullah ngeri dengernya …Segala bahasa Kebun binatang ditambah bahasa yang ga sepantasnya dia lontarkan ke anak saya misalnya ( maaf) bangsat,goblok,ga punya otak sbg. Berkali2 saya petingatkan ma suami saya agar kalau marahin anak tuh jangan seperti itu melontarkan bahasa2 yang ga sepantasnya terhadap anak ,karena ucapan adalah doa ,apalagi doa orang tua terhadapnya . Tapi suami saya malah bilang gini …”ga ada hubungan nya marahin anak sama doa..kalau didoakan secara langsung itu baru mendoakan namanya “. Nah pertanyaan saya..apa yang harus saya lakukan untuk menghadapi sikap suami saya …karena walaupun dimarahin sama bapak nya sendiri saya sakit hati banget dan saya takut apa yang suka dia lontarkan saat dia marah ma anak saya itu Jadi kenyataan😥😥 Terimakasih pak ustad.. Assalamualaikum.

jawaban :

Wa alaikumus salam wr wb.

Karakter memang sulit dirubah jika sudah usia. Berubahnya tempramen untuk orang yang sudah berusia biasanya jika yang bersangkutan menemukan pengalaman yang membuatnya berubah.

Ucapan memang bisa menjadi do’a tapi tidak otomatis. Tentu ibu khawatir. Tapi masih ada solusinya bu. Ucapan kasar suami terhadap kedua anak ibu tersebut bisa ditangkis dengan do’a ibu kepada Allah. Misalnya ibu berdo’a : Ya Allah, semoga ucapan kasar suamiku tidak engkau kabulkan. Ya Allah, jadikanlah kedua nakku ini anak yang shaleh, cerdas, sukses, berbakti kepada kedua orang tuanya dan bermanfaat bagi bangsa.

Ringkasnya, do’a buruk dilawan dengan do’a baik.

Semoga ibu diberikan kesabaran dan suami ibu dilembutkan hatinya oleh Allah SWT, aamiin.

Wallahu a’lam.