Fiqih Muamalah

Apakah Saya anak durhaka?

Kinta Mahadji - November 13, 2020

Bismillah, Assalamualaikum Ustadz.

Pa Ustadz Saya selalu punya masalah tentang rezeki saya, penjualan tidak maju maju, Susah sekali dapat pekerjaan Dan ketika dapat pekerjaan tidak Lama paling Lama hanya bertahan 5 bulan, pertanyaanya apakah Ada hubungannya dengan salah satu hadist tentang Orang Tua Yang seingat Saya berbunyi barangsiapa memperlakukan Orang Tua seperti raja, maka rezekimu akan seperti raja-raja, mengingat Saya sangat membenci ayah Saya, bahkan untuk menyapa nya pun Ada Rasa kesal di hati Saya, ini berlangsung dari saya sekolah hingga detik ini, sebetulnya saya selalu ingin berdamai dengan ayah saya, apalagi beliau semakin tua, Saya merasa bersalah, apakah ada saran dari Pa Ustadz untuk Saya bisa berdamai dengan ayah saya?, Mohon Bantu di jawab ya Pa Ustadz, Terimakasih, wassalamualaikum, warahmatullahi wabarakhatuh.

Jawaban :

Wa alaikumus salam wr wb.

Berpengaruh ? Ya tentu saja. Perintah berbakti kepada orang tua itu sejajar dengan perintah menyembah Allah.

Firman Allah :

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوۤا۟ إِلَّاۤ إِیَّاهُ وَبِٱلۡوَ ٰلِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنًاۚ إِمَّا یَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَاۤ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَاۤ أُفّ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلا كَرِیمًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”    (Q.S. Al Isra’ :23)

Dendam, tidak tegur sapa ya jelas tidak bakti. Ya kalo tidak bakti bagaimana Allah sayang kepada kita? Allah memerintahkan agar kita berdoa untuk orang tua.

Ridha Allah tergantung ridha orang tua. Jika anda tidak pernah menyapa, bagaimana mungkin orang tua anda ridha !

Andaikan orang tua dengan kita sudah tidak segagama pun, kita masih wajib berbakti kepada mereka. Logika mengatakan, sehebat apapun kita, itu tidak akan pernah ada jika orang tua kita tidak ada. Merekalah wasilah adanya kita di dunia ini.

Jika anda ingin dilancarkan rezeki, baktilah kepada orang tua. Datangilah mereka, cium tangannya, peluklah mereka selagi masih bisa kita peluk. Air matamu yang tumpah di pangkuan mereka lebih utama dari pada uang milyaran yang kau peroleh ribuan tahun sekalipun !

Sabda Rasulullah SAW :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ،قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ، وَأَنْ يُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ، وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezkinya, maka hendaknya ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambug silaturrahim (kekerabatan).” (HR. Ahmad).

Ayo, mumpung orang tua masih hidup, minta maaflah. Buang ego dan dendam jauh-jauh.

Wallahu A’lam