Fiqih Ibadah

doa qunut shubuh

pusatkajianhadis - February 24, 2016

Assalamu a’laikum ustad
Adakah dalil tentang membaca doa qunut shubuh ?dan membaca doa qunut waktu shalat shubuh termasuk perkara bi’dah ?mohon penjelasannya sukron ustad.
Jawaban :
Wa alaikumus salam Wr Wb.
Para ulama 4 madzhab berbeda pendapat dalam menghukumi qunut subuh. Perbedaan mereka terletak pada dalil-dalil hadis yang mereka jadikan hujjah. Jadi jika ditanya apakah qunut subuh ada dalilnya ? Jawabannya ya tentu ada. Namun sekali lagi, para fakar fiqih 4 madzhab berbeda pendapat dalam menilai keshahihan hadis-hadis tersebut. Dan tentunya, masalah ini sudah sangat klasik dan akan ada terus sepanjang zaman. Dan yang lebih tidak enak lagi, gara-gara masalah perbedaan pendapat para ulama ini menjadikan saudara sesama muslim saling membid’ahkan dan menjadi perselisihan umat. Yang benar adalah masing-masing diantara kita saling menghormati satu sama lain, baik yang qunut subuh mau pun idak. Terhadap saudara kita yang NON MUSLIM saja kita bisa akur, apalgi terhadap sesama muslim.
Baik, mari kita simak penjelasan para imam 4 madzhab mengenai qunut shubuh.
Madzhab Hanafi dan Hanbali :
Qunut hanya disyariatkan saat mengerjakan shalat sunnah witir. Adapun selain witir tidak dianjurkan. Qunut witir dilakukan sebelum ruku’ pada rakaat terakhir menurit Madzhab hanafi. Ada pun Madzhab Hambali mengatakan setelah ruku’.
Dalil mereka :

روى ابن مسعود: أنه عليه السلام قنت في صلاة الفجر شهراً ثم تركه

Diriwayatkan dari Ibn Mas’ud RA bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan qunut pada shalat shubuh selam sebulan kemudian Beliau SAW meninggalkannya (HR. Thabrani dan Al-Bazzar)
Begitu juga dengan dalil berikut :

وروى أحمد والترمذي وصححه وابن ماجه عن أبي مالك الأشجعي أن أباه صلى خلف الرسول صلّى الله عليه وسلم وأبي بكر وعمر وعثمان وعلي، فلم يقنت واحد منهم

Imam Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan dan dishahihkan oleh Ibn Majah dari Abi Malik Al Asyja’i RA bahwa ayahnya shalat di belakang Rasulullah SAW, di belakang Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali Radhiyallahu  Anhum maka tidak ada satu pun diantara mereka yang qunut.
Madzhab Maliki :
Berpendapat bahwa qunut shubuh disunnahkan dan dilakukan sebelum ruku’. Ada pun qunut witir makruh hukumnya.
Madzhab Syafi’i :
Qunut shubuh disunnahkan ketika i’tidal yang kedua pada shalat subuh.
Dalil mereka :

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: «كان رسول الله صلّى الله عليه وسلم إذا رفع رأسه من الركوع من صلاة الصبح في الركعة الثانية، رفع يديه، فيدعو بهذا الدعاء: اللهم اهدني فيمن هديت..إلخ

Dari Abu Hurairah RA berkata : Adalah Rasulullah SAW apabila Beliau mengangkat kepala dari ruku’ shalat subuh pada raka’at kedua beliau SAW mengangkat kedua tangannya lalu berdo’a : Allahummahdinii fiiman Hadait … dst. ( HR. Al Hakim dan beliau meshahihkannya)
Dalil berikutnya :

عن أنس بن مالك: «ما زال رسول الله صلّى الله عليه وسلم يقنت في الفجر، حتى فارق الدنيا»

Dari Anas Ibn Malik RA beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW  melaksanakan qunut  ketika shalat subuh sampai Beliau SAW meninggal dunia. ( HR. Ahmad, Abdur razak, Daruqutniy dan Ishak Ibn Ruhawaih).
Kesimpulan : Qunut subuh merupakan ikhtilaf para pakar Fiqh.
Wallahu a’lam