BAZNAS RI dan Pusat Kajian Hadis Hadirkan Pesantren Jalan Cahaya bagi Komunitas Marjinal di desa Cinagara

 

Jum’at, 13 Maret 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) bersama Pusat Kajian Hadis menyelenggarakan Pesantren Jalan Cahaya di Pesantren Pusat Kajian Hadis Cinagara, Bogor. Program pembinaan intensif selama dua hari satu malam ini diikuti oleh seratus peserta yang berasal dari kalangan anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di 20 titik se-Indonesia.

Program ini menyasar kelompok masyarakat marjinal dan rentan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembinaan keagamaan formal.

Adapun peserta yang menjadi sasaran program kali ini terdiri dari anak-anak yatim dan dhuafa yang sangat membutuhkan bimbingan rohani dan motivasi untuk mempersiapkan masa depan mereka.

Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Pesantren Jalan Cahaya diharapkan menjadi ruang aman untuk memperkuat keimanan, membangun karakter, serta membuka jalan perubahan hidup yang lebih baik.

Pembukaan seremonial acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS RI, Sekretaris Desa Cinagara, Sekjen MUI kecamatan Caringin, Ketua MUI Desa Cinagara, serta ketua RW dan ketua RT setempat.

Selama kegiatan, peserta mengikuti rangkaian pembinaan meliputi kajian fiqih puasa dasar, sirah pengenalan terhadap sang teladan Rasulullah ﷺ, dan motivasi untuk menggapai impian dan cita-cita. Peserta diajak melaksanakan ibadah bersama, mulai dari shalat fardhu berjamaah, qiyamullail, tadarus, dan membaca zikir bersama. Peserta juga menerima bantuan berupa uang tunai, bingkisan, dan sertifikat sebagai kenang-kenangan.

Program ini menjadi pintu masuk pembinaan berkelanjutan melalui pendekatan Zakat Community Development, sehingga dampak spiritual yang dibangun dapat diperkuat dengan pemberdayaan ekonomi dan sosial di masa mendatang.

“Dari 20 titik program Pesantren Marjinal Cahaya 1447 H, Pusat Kajian Hadis adalah satu-satunya lembaga yang mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah program Se-kabupaten Bogor. Alhamdulillah acaranya berjalan dengan sangat baik,” ujar Ustaz Reno Fathurrahman, S.E., selaku staf pendidikan dan dakwah BAZNAS RI, sekaligus PIC program Pesantren Marjinal Cahaya Ramadhan 1447 H.

“Ini adalah program pertama dan terbesar kami yang bekerjasama dengan BAZNAS RI, kami sangat senang bisa menjadi wasilah berbagi kebermanfaatan kepada warga sekitar Pesantren Pusat Kajian Hadis Cinagara. Semoga kedepannya kita bisa mengadakan kerjasama lagi dengan BAZNAS RI dalam program-program lainnya,” ujar Ustaz Abdul Fathir Kautsar, Lc., M.A., selaku Direktur Pusat Kajian Hadis Indonesia.

“Aku seneng banget, Kak. Ga mau pulang,” ungkap Hilda, salah satu peserta. “Tahun depan bikin gini lagi, ‘kan?” tanyanya dengan muka penuh harap, membuat yang mendengarnya tak kuasa menahan senyum.

Melalui Pesantren Jalan Cahaya, BAZNAS RI dan Pusat Kajian Hadis menegaskan komitmen menghadirkan dakwah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat rentan di desa Cinagara, Bogor.

Donasi PKH