Fiqih Ibadah

tentang Zakat dan Sodakoh

pusatkajianhadis - June 27, 2016

Assalamualaikum Ustadz..Ustadz kami berdua aadalah pegawai neegeri yg memiliki 3 orang anak, apakah pengahasilan/gaji kami yang tiap bulan sudah habis untuk keperluan keluarga termasuk membayar SPP, apa tetap harus di keluarkan zakatnya, Atau cukup sodakoh saja Ustadz?Ddemikian pertanyaan saya atas jawaban Ustadz, saya ucapkan terimakasih.
Jawaban :
Wa alaikumus salam wr wb.
Zakat yang ditanyakan belum jelas, apakah yang dimaksud penyanya adalah zakat fitrah atau zakat profesi, atau zakat mal.
Wa lau pun demikian, kami akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut :
A. Jika yang diyanyakan adalah zakat Fitrah.
فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى العَبْدِ وَالحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيرِ وَالكَبِيرِ مِنَ المُسْلِمِينَ
 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, kepada setiap budak atau orang merdeka, laki-laki atau wanita, anak maupun dewasa, dari kalangan kaum muslimin. (HR. Bukhari dari Ibn Umar RA.)
Dari hadis di atas, jumhur ulama berpendapat bahwa zakat fitrah berlaku umum untuk umat Islam, baik kaya atau miskin, besar atau kecil dan sebagainya. Jika ada yang tidak mampu untuk membayar zakat fitrah, maka walinyalah yang membayarkan zakatnya atau orang yang menanggung nafkahnya. Kemudian jumhur ulama juga lebih memperinci lagi tentang siapakah yang wajib membayar zakat fiytrah ? Jumhur ulama juga berpendapat  berpendapat bahwa orang  yang memiliki kelebihan makanan di luar kebutuhannya ketika hari raya, sekalipun dia tidak memiliki kelebihan harta lainnya wajib mengeluarkan zakat fitrah.
Dengan demikian, penanya wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya dan membayarkan orang-orang yang berada dalam tanggungan nafkahnya.Zakat mal.
B. Jika yang ditanyakan adalah Zakat mal atau zakat Harta.
Zakat Mal adalah zakat yang dikeluarkan oleh orang yang mempunyai hartasudah mencapai haul dan nishab. Nishab adalah batasan minimal capaian harta yang sudah wajib zakat. Sedangkan haul adalah simpanan harta yang telah mencapai nishab tersebut sudah tersimpan selama setahu. Nishab zakat mal atau zakat harta adalah setara dengan 85 gr emas murni. Jika dua syarat di atas sudah mencukupi, maka yang bersangkutan diwajibkan membayar zakat harta sebesar 2,5% dari harta yang dimilikinya tersebut.
Lalu apakah penanya wajib membayar zakat mal ? jawabnya tentu tergantung kondisinya saat ini. Jika penghasilannya pas-pasan dan tidak mempunyai harta simpanan yang besarnya sudah masuk kriteria zakat mal, maka yang bersangkutan tidak wajib membayar zakat mal. Tapi jika penghasilan pas-pasan namun mempunyai harta simpanan baik mberupa tabungan atau warisan dalam bentuk harta yang tersimpan dan besarnya sudah masuk pada kriteria kewajiban zakat mal, tentu yang bersangkutan wajib membayar zakat mal.
C. Jika yang ditanyakan adalah Zakat Profesi.
Untuk masalah ini, silakan klik tautan berikut ini http://pusatkajianhadis.com/zakat-profesi-adakah/