Fiqh Muamalat

Hukum permainan gosokan mendapat hadiah

Kinta Mahadji - February 8, 2021

Asalamualaikum wr wb.

Pa ustadz,  saya seorang pedagang. Saya melihat orang berdagang menggunakan permainan gosokan. Cara bermainnya adalah pedagang menyediakan kertas dengan enam lingkaran hitam yang mana salah satunya ada gambar tengkoraknya. Apabila dia berhasil menggosok lima lingkaran tanpa ada gambar tengkoraknya, dia berhasil mendapatkan hadiah yang desidiakan pedagang. Apa bila dia menggosok gambar tengkoraknya dia di beri es oleh pedagang. Yang saya tanyakan bagaimana hukumnya ? Jikalau itu haram bagaimana supaya permainan menggosok bisa menjadi halal? Terima kasih pa ustadz atas perhatiannya.  Wassalamualaikum wr wb.

Jawaban :

Wa alaikumus salam wr wb.

Praktek tersebut bukan jual beli yang benar, itu judi. Dalam praktek tersebut ada  unsur gharar  (perjudian atau pertaruhan, atau juga barang yang dibeli belum jelas ). Pada praktek tersebut, uang ditukar dengan peluang. Mana bisa membeli peluang. Peluang itu bukan barang. Barang yang dibeli harus jelas. Itu jelas judi, untung-untungan. Apakah ada jual beli untung-untungan? Praktetk tesebut masuk katagori grarar. Tidak syah. Jika tidak syah, jual beli dianggap batal. Jika tetap dilaksanakan, statusnya bukan jual beli, tapi judi.

Bagaimana biar tidak judi?  Jual beli harus jelas. Jika yang dijual adalah Es, maka belilah Es tersebut. Jika yang dijual adalah sandal. Belilah sandal, tanpa ada embel-embel harus untung-untungan terlebih dahulu.

Rasulullah SAW bersabda :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

Dari Abu Hurairah  dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang jual beli dengan cara hashah (yaitu: jual beli dengan melempar kerikil) dan cara lain yang mengandung unsur penipuan. (HR. Muslim)

Wallahu A’lam.

Ridwan Shaleh