Tag: uin

  • Tim PKH Perkenalankan Program Hadis Digital ke Mahasiswa UIN Banten

    Tim PKH Perkenalankan Program Hadis Digital ke Mahasiswa UIN Banten

    “Sangat efektif sekali dalam penyampaian aplikasi dan saya mendapatkan banyak ilmu baru. Dengan karya PKH dapat mempermudah mencari bahan hadis untuk mengerjkan tugas UAS ataupun UTS.”

    Baca juga: 50 Guru Ikuti Workshop Pengenalan Hadis Digital di Pesantren PKH

    Pernyataan itu diungkap oleh Sumani Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis (HMJIH) Universitas Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasannudin Banten, saat dia bersama dengan 19 rekannya berkunjung ke pesantren Pusat Kajian Hadis (PKH), Bogor pada Selasa (11/1/2023).

    Kunjungan 20 mahasiswa semester 1 dan 3 Universitas Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasannudin Banten ini merupakan bagian dari silaturrahim dan juga menambah wawasan mereka dengan mengenal program hadis digital karya tim PKH.

    Kurang lebih selama 3 jam para mahasiswa jurusan Ilmu Hadis tersebut mendengarkan paparan dari narasumber dan tim IT PKH yang menjelaskan beberapa karya yang dibuat oleh PKH khususnya dalam bidang hadis digital.

    Kedepannya mahasiswa UIN Banten berencana akan mengikuti program pembelajaran digitalisasi hadis dengan menginap selama beberapa hari di pesantren PKH seperti beberapa mahasiswa UIN lainnya yang sudah mengikuti program kerjasama dengan PKH.

    Kunjungan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasannudin Banten ke pesantren PKH diakhiri dengan foto bersama dan mereka berpamitan pulang untuk melanjutkan perjalanannya ke tempat wisata Matahari yang berada di wilayah Bogor.[nur]

     

  • Mahasiswa KKL UIN Makassar Berkunjung ke PKH Jakarta

    Mahasiswa KKL UIN Makassar Berkunjung ke PKH Jakarta

    Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar pada Kamis (08/09/2022) berkunjung ke Pusat Kajian Hadis (PKH) dalam rangka kegiataan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Praktikum Kompetensi Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Alauddin Makassar Semester 7 Angkatan 2019.

    Baca juga: Kampus UIN Walisongo Semarang Ajak PKH Berkaloborasi Takhrij Hadis Berbasis Smart Aplikasi

    Sekitar 30an mahasiswa KKL Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar yang didampingi oleh dosen pembimbing mereka ini tiba di kantor PKH pada pukul 11 siang.

    Kampus UIN Aluddin Makassar fakultas ushuluddin dan Filsafat sudah menjadikan kegiatan rutin KKL tiap tahunnya dengan menggunjungi PKH di Jakarta, namun kegiatan sempat terhenti selama masa pandemi covid-19.

    Perjalanan para mahasiswa KKL ini penuh dengan perjuangan karena berbeda dengan mahasiswa Makassar sebelumnya yang pernah berkunjung ke PKH dengan jalur udara. Sedangkan mahasiswa saat ini membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke Jakarta karena menggunakan jalur darat dan laut.

    Selama di PKH, mahasiswa mendapatkan presentasi karya-karya PKH disampaikan oleh ustaz Tarsim Fillah dengan didampingi Ustaz Agus beserta ustaz Kinta yang menjelaskan digitalisasi sebagai tim IT PKH.

    Tidak lupa tim PKH mengajak mahasiswa studi Ilmu Hadis UIN Makassar untuk belajar digitalisasi di pesantren PKH yang ada di Bogor seperti kampus-kampus UIN lainnya.

    Para mahasiswa dan dosen pembimbing sangat antusias melihat karya-karya PKH yang sangat luar biasa yang dibungkus dengan aplikasi digital.

    “Saya sangat terharu dengan perjuangan almarhum KH. DR. A. Lutfi Fathullah, MA karena dahulu kami dan rekan forum pernah ada kontrak di stasiun TVRI. Beliau sangat mendukung forum kami bersama teman mahasiswa pada saat itu yang ingin kembali menghidupkan hadis sunnah ini. Kami rindu suasana dan suara beliau dengan ala betawinya namun sangat tegas,” ungkap Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag. sebagai dosen pembimbing.

    Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag juga menjelaskan alasan lain mereka berkunjung ke PKH yaitu tidak ingin tali silaturrahim yang sudah terjalin selama ini menjadi terputus setelah wafatnya KH.Lutfi Fathullah.

    “Mengapa kami berkunjung PKH karena kami tidak ingin memutuskan tali silaturrahim kepada PKH. Rasa-rasanya ini juga bukan hanya aset PKH tapi juga aset ummat yang harus tetap ada dalam bidang ilmu hadis, juga aset ummat Islam karena banyak sekali kontribusi yang dibberikan PKH kepada umat Islam khususnya mahasiswa yang ingin belajar hadis.”

    “Dan kami sebagai dosen terbantu dengan beberapa aplikasi dan digitalisasi hadis. Salah satu bentuk apresiasi, kami membentuk mata kuliah digitalisasi hadis,” tambah Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag.

    Dalam kesempatan yang sama direktur PKH, Hj. Ida Farida, sangat mengapresiasi para mahasiswa KKL Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar yang sudah berkunjung ke PKH.

    “Panjangnya perjalanan adik-adik semua ini, mudah-mudahan pahala dan hasilnya yang anda dapat semoga Allah swt ridhoi,” Ujar Hj. Ida Farida.

    Kegiatan KKL merupakan kegiatan yang memadukan observasi dan kunjungan yang dilakukan secara induvidu. Adanya kegiatan KKL mahasiswa dapat memperoleh manfaat bukan sekedar kunjungan semata. Mahasiswa dapat membandingan antara teori yang telah diperoleh di bangku perkuliahan dengan aplikasi di dunia nyata.

    Keberhasilah pelaksanaan KKL tidak hanya di dapat saat itu juga ketika mahasiswa masih belajar di perguruan tinggi. Pelaksanaan dari hasil KKL berbentuk laporan dan sangat berdampak baik ketika mahasiswa itu telah lulus dari perguruan tinggi.[nur]

  • Kampus UIN Walisongo Semarang Ajak PKH Berkaloborasi Takhrij Hadis Berbasis Smart Aplikasi

    Kampus UIN Walisongo Semarang Ajak PKH Berkaloborasi Takhrij Hadis Berbasis Smart Aplikasi

    Pusat Kajian Hadis (PKH), Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (4 Agustus 2022) kedatangan tamu 3 dosen dari kampus Universitas Iskam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

    Baca juga: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Berkunjung ke PKH

    Para dosen yang terdiri dari Dr. H. Mokh Sya’roni, M.Ag., Dr. H. Ahmad Tajuddin Arafat, M.S.I dan Agus Imam Kharomen, M.Ag, .berkunjung ke PKH bermaksud untuk berkaloborasi menciptakan sebuah formulasi baru dari penelitian Tahrij Hadis Berbasis Smart Aplikasi (Kajian Pengembangan Digital al-Kutub at-Tis’ah).

    Tujuan dari pembuatan formulasi baru terkait Aplikasi Tahrij Hadis al-Kutub at-Tis’ah Berbasis Smart Digital ini adalah sebagai media kajian Islam, terutama bagi mereka bergelut dengan studi al-Qur’an dan Hadis.

    Kampus UIN Walisongo Semarang sangat berharap dapat berkaloborasi dengan PKH agar karya tersebut dapat dikembangkan dan dikemas sebagus mungkin secara digital oleh pihak PKH.

    Memang sudah tidak diragukan lagi untuk tim IT PKH memiliki kemampunan yang mumpuni dan selalu update keilmuannya dengan mengikuti zaman terutama dalam bidang digital.

    Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak yang besar, khususnya di bidang informasi. Bahkan hanya dengan satu sentuhan, kita dapat menemukan berbagai macam informasi selama kita memiliki koneksi ke Internet. Hal ini juga berlaku ketika kita ingin mengetahui identitas dan kualitas hadis, dengan menulis kata kunci hadis kita akan dapat menemukan segala sesuatu tentang hadis.

    Aplikasi seperti Mausu’ah al-Hadis al-Sharif berisi kumpulan sembilan kitab hadis (pole attis’ah; Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Abu Daud, al-Tirmidzi, an-Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, al-Malik dan al-Darimi) digunakan untuk mencari teks hadis.

    Dengan kemajuan zaman, saat ini telah tersedia berbagai software atau aplikasi hadis yang dapat digunakan untuk mempermudah pencarian hadis di beberapa kitab hadis yang ada. Saat ini software dan aplikasi hadits sudah sangat terkenal. Contohnya: Maktabah Syamilah, Lidwa Pusaka, Gawamil Kaleem, Mausyu’ah. Software atau aplikasi ini menyertakan buku hadits digital sehingga pengguna dapat menggunakannya dengan lebih mudah dan cepat.

    Memasuki era saat ini, dimana peradaban manusia berkembang seperti angin topan, tentunya merupakan bentuk inovasi dan adaptasi. Dimana kajian islam juga memasuki dunia digital. Ini merupakan hal yang baik karena sesuai dengan hakikat ilmu yang harus dinamis. Hal ini juga berlaku untuk studi hadis.[nur]