Tag: HACKED

  • HACKED BY POLOSS | W.P.E.F By team W.P.E.F PGP [ https://pastebin.com/raw/QJ6m6Vm0 ]

    HACKED BY POLOSS | W.P.E.F By team W.P.E.F PGP [ https://pastebin.com/raw/QJ6m6Vm0 ]

    Sebanyak 50 orang karyawan Baznas Bazis DKI Jakarta mengadakan rapat kerja untuk program satu tahun ke depan di pesantren Pusat Kajian Hadis (PKH) pada Jum’at (27-28/01/2023).

    Baca juga: Baznas (Bazis) DKI Jakarta Gelar Rapat Kerja Mentor MDJ di Pesantren PKH

    Rapat kerja ini dipimpin oleh beberapa kepala bidang diantaranya; Ir. Saat Suharto Ahmad wakil ketua II, Ahmad Sholih selaku kepala bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Radja Mohd. Zam Zami selaku Kasie Pendayagunaan, Lina Yunita selaku Kasie Pendistribusian dan Doni Afrianto selaku kasie Moneu.

    Acara pembukaan rapat kerja dimulai pada pukul 09.00 pagi yang diawali dengan pembukaan serta menyanyikan lagu Baznas secara bersama oleh seluruh karyawan bagian bidang Pendistribusian dan karyawan bagian Pendayagunaan yang hadir serentak berkumpul di raung Aula pesantren PKH.

    Turut hadir pada acara pembukaan rapat kerja (raker) tersebut, Drs. Ahmad H. Abu Bakar, M.M selaku ketua Baznas Bazis DkI Jakarta.

    Baznas Bazis DKI Jakarta mengadakan kegiatan rapat kerja di pesantren PKH selama 2 hari. Satu hari pertama diperuntukan untuk membahas seluruh program kegiatan selama satu tahun. Dan hari kedua, diisi dengan kegiatan rihlah di lokasi sekitar pesantren PKH.

    Aktifitas raker karyawan Baznas DKI digelar sampai malam.

    Sekitar pukul 22.30 malam barulah raker selesai dan dilanjut dengan beristirahat di kamar masing-masing yang sudah ditentukan panitia.

    Di pagi hari sekitar pukul 03.00 para karyawan diminta untuk shalat qiyamul lail dan dilanjut sampai shalat Shubuh berjamaah bersama di mushollah.

    Setelah itu kegiatan diisi dengan menghafal hadis sebagai persyaratan bagi yang menginap di pesantren PKH.

    Dan di hari ke-2 ini para karyawan Baznas Bazis DKI Jakarta difokuskan untuk refreshing ke Curug Cikaracak yang lokasinya tidak terlalu jauh.

    Mereka berbondong bondong berangkat dengan menggunakan mobil menuju Curug dengan memarkirkan mobil di sekitar rumah warga.

    Setengah perjalanan lagi para karyawan Baznas berjalan kaki untuk mendaki ke atas menuju Curug Cikaracaknya dengan melewati 3 sungai kecil.[nur]

  • HACKED BY POLOSS | W.P.E.F

    HACKED BY POLOSS | W.P.E.F

    Sebuah masjid lokal di Newport, Wales, menyambut orang-orang dari berbagai agama ke acara khusus yang diadakan untuk mempromosikan kohesi dan pemahaman.

    Baca juga: 40 Muslim Inggris Diakui dalam Daftar Kehormatan Tahun Baru Raja

    Acara kohesi yang diadakan pada hari Jumat lalu di Masjid Victoria Road ini merupakan gagasan dari Mubarak Ali, sekretaris Masyarakat Islam untuk Wales.

    “Iini adalah acara yang sangat positif dan luar biasa bisa menyatukan semua orang ini,” katanya kepada South Wales Argus .

    Ali mengatakan dia mengadakan acara tersebut untuk menyatukan orang-orang dari berbagai agama, kebangsaan, dan latar belakang.

    “Kami telah mengadakan acara dengan keyakinan berbeda sebelumnya tetapi tidak dalam skala ini,” kata Ali, yang telah tinggal di Newport selama sekitar 60 tahun dan salah satu anggota pendiri Dewan Masjid dan Organisasi Muslim Newport yang didirikan pada 2008.

    “Saya suka menginspirasi orang untuk melakukan hal yang benar. Kita hanya memiliki satu kehidupan jadi mari tunjukkan cinta dan hormat satu sama lain.”

    Anggota parlemen lokal dan anggota Senedd (parlemen lokal) termasuk di antara mereka yang menghadiri acara tersebut.

    Tamu lainnya termasuk Lord Letnan Brigadir Gwent Robert Aitken, Sheriff Tinggi Gwent Malgwyn Davies, Walikota Newport Cllr Martyn Kellaway, Uskup Monmouth Cherry Vann, Dekan St Woolos Ian Black, dan Luke Pearce, keponakan petinju David Pearce “ Rocky di Newport”.

    Masjid adalah jantung komunitas Muslim dan berdiri sebagai contoh fisik dari iman Islam.

    Masjid melayani untuk doa, untuk acara selama Ramadhan, dan sebagai pusat pendidikan dan informasi.

    Islam adalah agama minoritas di Wales. Muslim mewakili 2,2% dari populasinya dengan sekitar 64.000 penganut yang tercatat per Sensus 2021.

    Hubungan paling awal yang tercatat antara Wales dan dunia Muslim berasal dari awal abad ke-12.[ah/aboutislam]