Tag: dokter

  • Dokter di Toledo Dihormati Sebagai Satu dari 100 Muslim Amerika Terkemuka

    Dokter di Toledo Dihormati Sebagai Satu dari 100 Muslim Amerika Terkemuka

    Sebagai pengakuan atas usahanya dalam melayani negara, seorang dokter ahli bedah Muslim Amerika terkemuka telah dihormati sebagai salah satu dari 100 Muslim Amerika terkemuka dalam daftar yang dibuat oleh Interfaith Institute Long Island.

    Baca juga: Pengalaman 15 Kali Naik Haji, Dokter Inggris Ini Berbagi Tips untuk Jamaah

    Islamic Center menyebut Dr. S. Amjad Hussain, seorang profesor emeritus Universitas Toledo di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Seni dan Sastra UT, masuk dalam daftar kategori perawatan kesehatan.

    “Saya kewalahan,” kata Dr. Hussain tentang pengakuan tersebut, Toledo Blade melaporkan.

    Fasih dalam lima bahasa, Dr. Hussain, 85, adalah ahli bedah kardiotoraks, pendidik, penulis, dan penjelajah dunia.

    Dia juga menemukan shunt pleuroperitoneal dan tabung endotrakeal khusus yang digunakan dalam operasi.

    “Dia seorang pria renaisans… Dia jelas menonjol,” kata Dr. Faroque Khan, salah satu anggota pendiri Islamic Center of Long Island yang juga membantu penulis daftar tersebut.

    “Dia menemukan banyak hal di bidang bedah,” kata Dr. Khan.

    “Selain prestasi profesionalnya… dia adalah seorang penulis untuk makalah Toledo, dan kolomnya tentang isu-isu kontemporer selalu berwawasan luas dan tepat sasaran. Dia [juga] telah menulis begitu banyak buku tentang berbagai aspek [kehidupan]. Misalnya, dia menjelajahi Sungai Indus dalam perjalanan dari atas ke bawah.”

    Dr. Khan menambahkan bahwa Dr. Hussain dan yang lainnya dalam kategori tersebut dipilih dari sekitar 10.000 dokter Muslim di negara ini untuk membuat dampak dalam pengobatan dan seterusnya.

    “Bagi saya, hal terbaik yang bisa dilakukan komunitas mana pun adalah memahami komponen masyarakat serta komunitas itu,” kata Dr. Hussain.

    “Jadi saya sedikit bangga bisa [membantunya] melakukan hal tersebut.”

    Awal tahun ini, majalah Time menyebutkan beberapa pemimpin dan ikon Muslim dalam daftar tahun 2022 dari 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia.

    Juga pada tahun 2020, Time menyebut Bilkis , seorang wanita Muslim India berusia 82 tahun dari New Delhi, sebagai salah satu dari 100 Orang Paling Berpengaruh pada tahun 2020.[ah/toledoblade]

  • Pengalaman 15 Kali Naik Haji, Dokter Inggris Ini Berbagi Tips untuk Jamaah

    Pengalaman 15 Kali Naik Haji, Dokter Inggris Ini Berbagi Tips untuk Jamaah

    Karena ribuan orang dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk menunaikan ibadah naik haji setiap tahunnya, banyak jamaah menghadapi masalah kesehatan karena iklim, makanan, bakteri, dan kekebalan tubuh yang berbeda.

    Baca juga: Hingga Ahad Sudah Lebih 282 Ribu Jamaah Haji Tiba di Madinah

    Membantu para jamaah melakukan perjalanan haji yang aman, Dewan haji Inggris menyelenggarakan webinar pada Kamis lalu di mana Dr. Imran Zia, direktur klinis untuk pengobatan darurat di Barts Health NHS Trust, menjelaskan bagaimana peziarah harus mempersiapkan perjalanan seumur hidup mereka tersebut.

    Dr Zia telah menemani kelompok haji Inggris baik sebagai ahli medis dan pemandu setidaknya 15 kali, menjadikannya seorang ahli dalam hal urusan perjalanan haji.

    “Payung sangat berguna, terutama di panas, dan suhu saat ini kemungkinan antara 40 hingga 45 derajat,” ujar Zia seperti dikutip dari Arab News .

    “Kita tidak terbiasa dengan suhu tinggi di Inggris dan saya akan mendorong Anda untuk memakai warna terang dan menggunakan tabir surya. Hindari keluar di sore hari jika Anda bisa,” tambahnya dalam webinar tersebut.

    Karena haji melibatkan banyak berjalan di antara tempat-tempat suci di panas terik, Zia menyarankan para peziarah yang akan naik haji agar membuka alas kaki yang mereka rencanakan untuk digunakan.

    “Silakan berjalan dengan sandal yang akan Anda bawa. Setiap tahun kami melihat orang membeli sandal baru, membawanya ke Arab Saudi, dan kemudian lecet. Anda harus memakai sandal itu sekarang,” kata profesional medis itu.

    “Jika Anda penderita diabetes, saya akan menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sandal jepit karena dapat menyebabkan infeksi, kerusakan kulit, berkeringat, dan kemungkinan akan memberi Anda masalah. Jadi lebih baik mendapatkan sandal dengan tali yang bisa Anda amankan,” tambahnya.

    Melihat batuk haji sebagai tantangan lain yang dihadapi jamaah, karena lingkungan yang kering dan berdebu, dokter itu menyarankan jamaah untuk memakai masker wajah dan mempraktikkan kebersihan yang baik.

    “Jika Anda melihat seseorang batuk, segeralah jaga jarak,” kata dokter.

    Ia juga menyoroti pentingnya jamaah haji mengambil obat dalam jumlah yang cukup bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan yang kurang.

    Haji, salah satu dari lima rukun Islam, dilakukan oleh setiap Muslim dengan kemampuan finansial dan fisik.

    Haji terdiri dari beberapa ritual yang melambangkan konsep-konsep penting dari iman Islam. Ibadah haji juga memperingati ujian yang dialami Nabi Ibrahim dan keluarganya.[ah/aboutislam]