Keutamaan hadis membaca subhanallah 100 kali

Assalaamu’alaikum Ustadz
Saya mau nanya,Apakah maksud hadist ini:Barangsiapa membaca
Subhaanallaah 100 kali,sebelum terbitnya matahari dan seselum
tenggelamnya matahari,maka itu lebih utama dari 100 ekor unta.Dan
apakah boleh membacanya lebih dari 100 kali.Mohon penjelasannya?
Jawaban :
Wa alaikumus salam wr wb.
Kami belum menemukan hadis yang anda maksud. Yang kami temukan adalah :

عن أبي هريرة رضي الله عنه أنّ رسول الله صلى الله عليه و سلم قال
من قال سبحان الله وبحمده فى يوم مائة مرة حطت خطاياه وان كانت مثل زبد البحر
( متفق عليه )

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda : barang siapa yang berkata (membaca) Subhanallah wa bihamdihi satu hari seratus kali, maka runtuhlah kesalahan-kesalahannya walau sebanyak buih di lautan.
( Muttafaqun Alaihi )
Hadis di atas adalah shahih.
Demikian, terima kasih.
Wassalamu alaikum Wr Wb.

Comments

4 responses to “Keutamaan hadis membaca subhanallah 100 kali”

  1. afid Avatar
    afid

    Assalamualaikm wrwb
    Mohonnpenjelasannya hadits ini apakah benar sahih
    “Saat ini saya seperti melihatnya sedang menghancurkan Ka`bah sedikit demi sedikit, satu persatu batu ia hancurkan, ia adalah seorang hitam yang salah satu matanya tidak normal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)”
    Tolng djelaskn jika memng sohih apakah tdk bertentangan dengan al quran yang menyatakan bahwa kota mekah itu kota yg dijamin keamananya? Terima kasih seblmnya atas blsnya wassalamualaikmwrwb

    1. Pusat Kajian Hadis Avatar

      Wa alaikumus salam wr. wb.
      Hadis yang anda maksud adalah :
      ((كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ أَسْوَدَ أَفْحَجَ، يَنْقُضُهاَ حَجَرًا حَجَرًا، يَعْنِي اْلكَعْبَةَ)) (رواه البخاري ومسلم)
      “Saat ini saya seperti melihatnya sedang menghancurkan Ka`bah sedikit demi sedikit, satu persatu batu ia hancurkan, ia adalah seorang hitam yang salah satu matanya tidak normal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
      Hadis tersebut jelas shahih.
      Makna hadis tersebut tidak bertentangan dengan ayat 96-97 surat Ali Imran yang maknanya dapat difahami bahwa Allah SWT menjamin keamanan Ka’bah. Namun, pada suatu saat nanti Ka’bah akan hancur dan seluruh alam pun akan hancur. Kehancuran alam semesta adalah qiyamat. Salah satu pertanda dekatnya qiyamat adalah saat ka’bah dihancurkan sebagaimana teks hadis di atas.
      Dengan demikian, dapat difahami bahwa ka’bah tidak dapat dihancurkan oleh siapa pun sebelum datangnya akhir zaman.
      Wallahu a’lam.

  2. afidullah Avatar
    afidullah

    Assalamualaikm wrwb
    Mohonnpenjelasannya hadits ini apakah benar sahih
    “Saat ini saya seperti melihatnya sedang menghancurkan Ka`bah sedikit demi sedikit, satu persatu batu ia hancurkan, ia adalah seorang hitam yang salah satu matanya tidak normal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)”
    Tolng djelaskn jika memng sohih apakah tdk bertentangan dengan al quran yang menyatakan bahwa kota mekah itu kota yg dijamin keamananya?mhn maag dan Terima kasih seblmnya atas blsnya wassalamualaikmwrwb

  3. Lina Yuliantinah Avatar
    Lina Yuliantinah

    Alhamdulillah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *