Tag: makassar

  • Pesantren Al-Bayan Islamic School Makassar Terima Manfaat Wakaf Buku PKH

    Pesantren Al-Bayan Islamic School Makassar Terima Manfaat Wakaf Buku PKH

    Pesantren Al-Bayan Islamic School kota Makassar menjadi salah satu lembaga yang menerima penyaluran wakaf buku PKH. Lewat program bertajuk “Raih Pahala Jariyahmu dengan Berwakaf Buku bawa Rp. 100.000 mu ke Surga” penyaluran wakaf buku dari donatur tersebut berlangsung pada bulan Oktober minggu ke-2.

    Baca juga: Tim PKH Salurkan Wakaf Buku ke Pesantren Darul Falah Subang

    Pihak Yayasan Pusat Kajian Hadis (PKH) menitipkan wakaf buku kepada salah satu dosen pembimbing Pesantren Al-Bayan Islamic School, bapak Radhie Munadi untuk menyalurkan buku-buku karya alm. Dr. KH. Lutfi Fathullah, MA.

    Amanah ini diberikan ketika beliau datang kunjungan ke PKH Jakarta bersama para mahasiswa yang sedang mengikuti program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari kampus Universitas Islam Negri Alauddin UIN Makassar.

    Buku yang dibawa oleh bapak Radhie Munadi terdiri dari setengah paket program wakaf buku yang jumlahnya masing-masing 25 buku. Diantaranya buku 40 hadis mudah di hafal Imam al-Bukhari, 40 Ayat Kumpulan Ayat Populer dan 40 Hadis Nasehat Santri.

    Program wakaf buku PKH sudah banyak yang disalurkan ke pesantren untuk di manfaatkan para santriwan dan santriwati. Biasanya penyaluran program wakaf buku disosialisasikan oleh tim PKH dan ada juga donatur langsung yang terjun menyalurkan wakaf buku tersebut.

    Setiap 100.000 rupiah yang diterima oleh pihak PKH akan dijadikan paket wakaf buku berisi 3 buku keislaman. Buku-buku yang sangat kaya ilmu tersebut akan diwakafkan ke berbagai pesantren, lembaga pendidikan atau rumah qur’an.[nur]

  • Mahasiswa KKL UIN Makassar Berkunjung ke PKH Jakarta

    Mahasiswa KKL UIN Makassar Berkunjung ke PKH Jakarta

    Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar pada Kamis (08/09/2022) berkunjung ke Pusat Kajian Hadis (PKH) dalam rangka kegiataan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Praktikum Kompetensi Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Alauddin Makassar Semester 7 Angkatan 2019.

    Baca juga: Kampus UIN Walisongo Semarang Ajak PKH Berkaloborasi Takhrij Hadis Berbasis Smart Aplikasi

    Sekitar 30an mahasiswa KKL Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar yang didampingi oleh dosen pembimbing mereka ini tiba di kantor PKH pada pukul 11 siang.

    Kampus UIN Aluddin Makassar fakultas ushuluddin dan Filsafat sudah menjadikan kegiatan rutin KKL tiap tahunnya dengan menggunjungi PKH di Jakarta, namun kegiatan sempat terhenti selama masa pandemi covid-19.

    Perjalanan para mahasiswa KKL ini penuh dengan perjuangan karena berbeda dengan mahasiswa Makassar sebelumnya yang pernah berkunjung ke PKH dengan jalur udara. Sedangkan mahasiswa saat ini membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke Jakarta karena menggunakan jalur darat dan laut.

    Selama di PKH, mahasiswa mendapatkan presentasi karya-karya PKH disampaikan oleh ustaz Tarsim Fillah dengan didampingi Ustaz Agus beserta ustaz Kinta yang menjelaskan digitalisasi sebagai tim IT PKH.

    Tidak lupa tim PKH mengajak mahasiswa studi Ilmu Hadis UIN Makassar untuk belajar digitalisasi di pesantren PKH yang ada di Bogor seperti kampus-kampus UIN lainnya.

    Para mahasiswa dan dosen pembimbing sangat antusias melihat karya-karya PKH yang sangat luar biasa yang dibungkus dengan aplikasi digital.

    “Saya sangat terharu dengan perjuangan almarhum KH. DR. A. Lutfi Fathullah, MA karena dahulu kami dan rekan forum pernah ada kontrak di stasiun TVRI. Beliau sangat mendukung forum kami bersama teman mahasiswa pada saat itu yang ingin kembali menghidupkan hadis sunnah ini. Kami rindu suasana dan suara beliau dengan ala betawinya namun sangat tegas,” ungkap Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag. sebagai dosen pembimbing.

    Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag juga menjelaskan alasan lain mereka berkunjung ke PKH yaitu tidak ingin tali silaturrahim yang sudah terjalin selama ini menjadi terputus setelah wafatnya KH.Lutfi Fathullah.

    “Mengapa kami berkunjung PKH karena kami tidak ingin memutuskan tali silaturrahim kepada PKH. Rasa-rasanya ini juga bukan hanya aset PKH tapi juga aset ummat yang harus tetap ada dalam bidang ilmu hadis, juga aset ummat Islam karena banyak sekali kontribusi yang dibberikan PKH kepada umat Islam khususnya mahasiswa yang ingin belajar hadis.”

    “Dan kami sebagai dosen terbantu dengan beberapa aplikasi dan digitalisasi hadis. Salah satu bentuk apresiasi, kami membentuk mata kuliah digitalisasi hadis,” tambah Radhie Munadi S. Hd.,M.Ag.

    Dalam kesempatan yang sama direktur PKH, Hj. Ida Farida, sangat mengapresiasi para mahasiswa KKL Universitas Islam Negeri (UIN) Aluddin Makassar yang sudah berkunjung ke PKH.

    “Panjangnya perjalanan adik-adik semua ini, mudah-mudahan pahala dan hasilnya yang anda dapat semoga Allah swt ridhoi,” Ujar Hj. Ida Farida.

    Kegiatan KKL merupakan kegiatan yang memadukan observasi dan kunjungan yang dilakukan secara induvidu. Adanya kegiatan KKL mahasiswa dapat memperoleh manfaat bukan sekedar kunjungan semata. Mahasiswa dapat membandingan antara teori yang telah diperoleh di bangku perkuliahan dengan aplikasi di dunia nyata.

    Keberhasilah pelaksanaan KKL tidak hanya di dapat saat itu juga ketika mahasiswa masih belajar di perguruan tinggi. Pelaksanaan dari hasil KKL berbentuk laporan dan sangat berdampak baik ketika mahasiswa itu telah lulus dari perguruan tinggi.[nur]